Inovasi digital juga merambah ke pemeliharaan mesin. Melalui sensor IoT (Internet of Things), seorang teknisi mesin kini bisa memprediksi kerusakan turbin atau pompa besar sebelum kerusakan itu terjadi. Algoritma kecerdasan buatan (AI) menganalisis getaran dan suhu mesin secara real-time, mengurangi risiko downtime yang mahal di pabrik-pabrik besar.
Kesimpulan
Disiplin ilmu Teknik Mesin kini tidak lagi berdiri sendiri. Kolaborasi antara mekanika murni, ilmu material, dan informatika menjadi kunci. Bagi para praktisi, adaptasi terhadap teknologi ramah lingkungan adalah harga mati untuk tetap relevan di masa depan.


